Langsung ke konten utama

DKI Bertekad Perbaiki Laporan Keuangan

Penyerapan anggaran akan dimaksimalkan Pemprov DKI di tahun 2015 ini agar laporan keuangan yang diberikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI lebih memuaskan dibanding laporan tahun 2014. Selain itu, pembangunan di ibu kota juga akan difokuskan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Beritajakarta.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, akan memperbaiki laporan keuangan tahun ini. Sehingga saat laporan pertanggungjawaban nantinya tidak lagi mendapatkan rapor merah.
"Ya, rapor merahnya karena apa? Biar saja kami kerja serius. Makanya kami rapat biar fokus. Ya kita berharap penyerapan anggaran bisa maksimal, fokus," kata Djarot, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (27/4).
Djarot juga mengaku akan terus mengawasi kinerja bawahannya agar tidak ada lagi mark up anggaran. Bahkan, sistem pengawasan telah dilakukan dengan cara online, yakni menggunakan sistem e-budgeting. "Kemudian jangan sampe lagi ada mark up, korupsi dan sebagainya," tegasnya.
Seperti diketahui, DPRD DKI‎ menyoroti 10 poin kinerja Pemprov DKI. Salah satu poin itu adalah pendapatan tercapai hanya 66,8 persen atau Rp 43, 4 triliun lebih dari rencana Rp 65 triliun lebih. Kemudian yang menjadi sorotan juga soal belanja yang hanya terealisasi 59,32 persen dan realisasi Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) hanya 43,62 persen yang terdiri dari kegagalan realisasi PMP pada PT KBN, PT PAM Jaya, dan PT Food Station Tjipinang Jaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.