Langsung ke konten utama

Rumah Kos di Gambir Dirazia

Sumber: beritajakarta.com
Sebanyak 10 rumah kos di RW 01, Kelurahan Gambir, Gambir, Jakarta Pusat dirazia petugas. Razia dilakukan karena di lokasi tersebut banyak dihuni warga dari luar daerah.

Pantauan beritajakarta.com,setiap kamar kos didatangi petugas untuk dilakukan pendataan. Nantinya penghuni yang tidak memiliki KTP Jakarta akan dibuatkan surat keterangan domisili sementara (SKDS).
Lurah Gambir, Abdul Salam mengatakan, dari pendataan di wilayah tersebut warganya cukup banyak berasal dari Madura yang setiap harinya berjualan di area Monumen Nasional (Monas).
"Kita lakukan pendataan juga,ini sebagai pegangan, kita takutkan jika terjadi apa-apa di jalan alamat tinggal mereka di Jakarta tidak diketahui," ujarnya, Kamis (30/4).
Namun, karena banyak penghuni kos yang tidak berada di tempat karena bekerja, kartu identitasnya akan dikumpulkan secara kolektif oleh Ketua RT untuk diserahkan ke kantor kelurahan.
"Kita juga sampaikan ke warga kalau mereka enggan untuk didata administrasi kependudukannya dapat kita deportasi ke kampung halamannya, maksimal selama 30 hari," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id