Langsung ke konten utama

Bus Transjakarta Diperbolehkan Pasang Iklan

Bus Transjakarta Diperbolehkan Pasang IklanGubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengizinkan bus Transjakarta dipasangi iklan. Langkah ini agar PT Transjakarta memiliki pemasukan untuk biaya operasional.

" Kami juga rancananya bus ada panel untuk iklan. Saya juga tugaskan panel Transjakarta untu dapat penghasilan dari iklan"




"Kami juga rancananya bus ada panel untuk iklan. Saya juga tugaskan panel Transjakarta untuk dapat penghasilan dari iklan," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/9).
Menurut Basuki, pemasangan iklan di dalam bus bisa menambah penghasilan PT Transjakarta. Sehingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa mengurangi pemberian public service obligation (PSO).
"Dari iklan inilah kami mampu mengurangi subsidi atau PSO dari APBD. Biasanya subsidi bisa sampai Rp 3 triliun sampai RP 4 triliun," ujarnya.
Basuki berharap, melalui iklan bisa menambah penghasilan mencapai Rp 1 triliun sampai Rp 2 triliun. Pendapatan itu digunakan untuk memberikan subsidi kepada penumpang.
"Itu bisa untuk ngurangin PSO sehingga masyarakat bisa dapat bus semurah mungkin," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.