Langsung ke konten utama

Fasilitas Kesehatan untuk Penanganan TB Harus Diperbanyak

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mendekatkan fasilitas kesehatan terhadap masyarakat, khususnya penanganan penyakit Tuberculosis (TB).


" Saya ingin pelayanan kesehatan TB bisa dilakukan di Puskesmas baik di kelurahan, kecamatan serta Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK)"
"Saya ingin pelayanan kesehatan TB bisa dilakukan di Puskesmas baik di kelurahan, kecamatan serta Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK)," kata Djarot di Balai Kota, Selasa (20/9).
Ia menambahkan, petugas juga diminta untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit TB. Sehingga masyarakat mengerti dampak akibat penyakit tersebut, jika tidak segera diobati, karena dapat menular kepada orang lain.
"Pengobatan TB juga harus rutin dan terus menerus dilakukan dan paling sedikit selama enam bulan," ujarnya.
Menurutnya, pengobatan TB tidak hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan saja, tetap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya, seperti Dinas Perumahan dan Dinas Sosial.
"Penanganan penyakit ini juga harus fokus di kawasan padat penduduk serta rumah susun. Karena penyakit ini sangat cepat menyebar," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.