Langsung ke konten utama

Basuki akan Bahas Reklamasi dengan Menko Maritim

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan menghadiri rapat bersama dengan Menteri Koordinator bidang Maritim, Luhut Pandjaitan terkait dengan reklamasi teluk Jakarta. Rapat dijadwalkan pukul 14.30 dan dilanjut dengan jumpa pers pada pukul 15.30.


" Nanti akan ada rapat dulu dengan mereka jam 14.30, setelah itu konferensi pers"
"Nanti akan ada rapat dulu dengan mereka jam 14.30, setelah itu konferensi pers," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/9).
Basuki mengaku masih belum mengetahui pasti apa yang akan dibahas dalam rapat tersebut. Dirinya akan mengikuti semua proses yang ada mengenai nasib kelanjutan reklamasi. Rencananya rapat dan konferensi pers akan diadakan di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan.
"Saya nggak tahu soal apa, suruh datang saja. Kan dasarnya gitu. Dulu Menko juga cuma ngomong di media lanjut apa nggaknya," ujarnya.
Basuki memprediksi rapat kali ini akan membahas mengenai kelanjutan reklamasi. Mengingat ada aturan bahwa keputusan dari Menko Maritim dan Sumber Daya tidak bisa membatalkan Keputusan Presiden.
"Ini kan ada berita acara karena Keputusan Menko nggak akan bisa batalin Keppres. Saya juga nggak pernah dapat surat dari Menko minta setop kok. Mungkin yang ini pakai konferensi pers juga bilang terus," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Tipar Cakung Raya Marak PKL

Sumber: beritajakarta.com Pedagang kaki lima (PKL) semakin marak di sepanjang Jalan Tipar Cakung Raya, Sukapura, Jakarta Utara. Lapak-lapak PKL digelar di atas trotoar kiri kanan jalan. Dari pantauan Beritajakarta.com , lapak PKL sangat mengganggu pejalan kaki yang melewati trotoar. Bahkan, ada juga lapak yang berada di bahu jalan. Sehingga sering menghambat arus lalu lintas di jalan tersebut. Terkait hal ini, Lurah Sukapura, Supardi mengatakan, PKL di sisi kanan dan kiri Jalan Tipar Cakung Raya telah ada sejak lama. Ia pun mengaku kesulitan menertibkan PKL, karena banyak yang juga merupakan warga sekitar. "Sulit, PKL‎ di sana itu banyakan warga sini juga," ucapnya, Senin (12/10). Namun Supardi akan segera membawa permasalahan PKL ke rapat pimpinan (Rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) AdministrasiJakarta Utara. "Mudah-mudahan dari sana akan ada jawaban dan tindak lanjut yang jelas," tandasnya‎.

Keluarga Pasien Protes, Tarif Parkir RSUD Koja Mahal

Sumber: beritajakarta.com Para pembesuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, mengeluhkan sistem tarif parkir yang diterapkan di rumah sakit tersebut. Menurut mereka, sistem tarif parkir per jam sangat memberatkan. Keluarga dan kerabat pasien mengaku keberatan dengan tingginya tarif parkir yang diterapkan. Apalagi kalau mereka sedang menemani atau menjaga keluarganya yang tengah dirawat di rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta tersebut. "Sangat mahal. Ini kan rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta. Harusnya tarif parkir tidak semahal ini," keluh Saiman (29), salah satu keluarga pasien, Jumat (2/10). Menurut Saiman, tidak sepatutnya rumah sakit justru membebani dengan biaya tinggi kepada keluarga pasien, terlebih mengenai tarif parkir. Hal senada diungkapkan Harum (30), yang sedang menunggu kerabatnya yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut. "Saya sangat keberatan dengan tarif parkir yang mahal," cetusnya. Berdasarkan pantau

Bahagianya Peserta Itsbat dan Nikah Massal

Suasana suka cita dan haru menyelimuti pasangan-pasangan yang menjadi peserta itsbat dan nikah massal yang difasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ya, bertepatan dengan malam Tahun Baru, sebanyak 574 pasangan mengikuti itsbat dan nikah massal di Park and Ride Thamrin 10, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Perasaan bahagia di antaranya diungkapkan oleh pasangan termuda Jimmy (19) dan Rizka (19) yang telah resmi menjadi suami istri. Jimmy yang tercacat sebagai warga Cikini, Jakarta Pusat mengatakan, dirinya sangat terkesan dan beterima kasih kepada Pemprov DKI yang telah memfasilitasi nikah massal tanpa dipungut biaya alias gratis. "Keluarga dan teman-teman juga ikut hadir, saya sangat berbahagia sekali," ujarnya, Senin (31/12) malam. Sementara Rizka, istri Jimmy menuturkan, berbagai keperluan, termasuk mahar telah disiapkan oleh Pemprov DKI. "Alhamdulillah, pernikahan kami disaksikan langsung oleh Pak Gubernur dan keluarga," ungkapnya. Ke