Langsung ke konten utama

Pedagang yang Merugikan Konsumen Dikeluarkan Dari Pasar

Gubernur DKI Jakarta Meminta Para Pedagang Rajin Menabung dan Jujur
Sumber: beritajakarta.com
Pedagang pasar yang kedapatan menipu dan merugikan konsumen akan dilarang berjualan lagi. Hal ini untuk melindungi konsumen sekaligus sebagai cara agar pedagang mendapatkan kepercayaan pasar.

"Jangan menipu dan merugikan konsumen. Kalau ketahuan tidak jujur atau  menipu, langsung kami usir dan diganti yang jujur," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta,  saat meresmikan Pasar Kampung Duri, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (9/9).
Basuki juga menenkankan nilai kejujuran dalam berusaha. Pedagang harus mampu mengatur keuangan mereka. Dengan begitu, mereka dapat menyisihkan keuntungan penjualan untuk ditabung. Nantinya, uang dalam tabungan itu bisa menjadi modal pengembangan usaha.
"Dengan rajin menabung, pemerintah juga dapat mengetahui maju mundurnya usaha para pedagang di pasar milik Pemrov DKI," tambahnya.
Diakui Basuki keberadaan Pasar Jaya Kampung Duri, pasar di areal 400 meter persegi setinggi satu lantai yang baru direnovasi total dengan biaya Rp 5,3 miliar, masih terlalu kecil. Namun, pasar yang memiliki 50 kios itu diharap benar-benar dimanfaatkan pedagang, sehingga perekonomian rakyat bergeliat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Rusun Karang Anyar Harus Direhab Total

Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, saat ini kondisinya dinilai sudah tidak layak dihuni.  Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, mengusulkan agar rusun yang terletak di Jl G, RW 12, Karang Anyar tersebut, direhab total. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Aji Lestari mengatakan, wacana untuk rehab total Rusun Karang Anyar memang ada. Namun sejauh ini belum dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2016 yang dikemas dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). “Secara kasat mata, bangunan Rusun Karang Anyar sudah tidak layak lagi, harus direvitalisasi agar bisa menampung jumlah warga lebih banyak lagi,” ujar Ika, Selasa (15/9). Ika berharap, wacana revitalisasi rusun tersebut dapat dimasukkan dalam perencanaan dan mendapatkan persetujuan dari dewan, sehingga jika anggaran sudah ada maka revitalisasi dapat dilakukan di 2016. Dia menambahkan, pihaknya juga belum melakukan sosialisasi kepada penghuni rusun, sebab belum adanya…