Langsung ke konten utama

DPRD Dairi Pelajari Wisata Pulau Seribu

DPRD Kabupaten Dairi Gali Potensi Wisata di Pulau Seribu
Sumber: beritajakarta.com
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dairi, Sumatera Utara melakukan kunjungan ke kantor Kabupaten Kepulauan Seribu, di Pulau Pramuka. Kedatangan para anggota dewan ini betujuan mempelajari pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Dairi, Rukiyanto Nainggolan mengatakan, kedatangan dewan ke Kepulauan Seribu dalam rangka mengukur atau menjadikan barometer perbandingan sejumlah tempat wisata di Indonesia.
Sesuai program Presiden RI Joko Widodo, pengembangan destinasi wisata se-Asia diharapkan dapat diarahkan ke Danau Toba.
"Kami ingin berguru ke Pulau Seribu yang sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata dunia oleh Presiden Jokowi," ujarnya, Rabu (14/9).
Ia menjelaskan, Danau Toba, Sumatera Utara terkenal dengan Pulau Samosir. Sedangkan Kabupaten Dairi berada di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut dengan jumlah penduduk sekitar 310 ribu jiwa.
"Tidak ada salahnya kami belajar kepada yang sudah mandiri dalam hal pariwisata. Sehingga Kabupaten Dairi bisa sejajar dengan Kepulauan Seribu," jelasnya.
Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo menambahkan, kunjungan anggota DPRD Dairi, sekadar bertukar informasi dan saling belajar. Sebab, Danau Toba akan dikembangkan menjadi pariwisata kelas Asia.
"Untuk itu, para wakil rakyat Kabupaten Dairi berkunjung untuk mencari perbandingan bagaimana mengembangkan wisata berbasis air," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Rusun Karang Anyar Harus Direhab Total

Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, saat ini kondisinya dinilai sudah tidak layak dihuni.  Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, mengusulkan agar rusun yang terletak di Jl G, RW 12, Karang Anyar tersebut, direhab total. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Aji Lestari mengatakan, wacana untuk rehab total Rusun Karang Anyar memang ada. Namun sejauh ini belum dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2016 yang dikemas dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). “Secara kasat mata, bangunan Rusun Karang Anyar sudah tidak layak lagi, harus direvitalisasi agar bisa menampung jumlah warga lebih banyak lagi,” ujar Ika, Selasa (15/9). Ika berharap, wacana revitalisasi rusun tersebut dapat dimasukkan dalam perencanaan dan mendapatkan persetujuan dari dewan, sehingga jika anggaran sudah ada maka revitalisasi dapat dilakukan di 2016. Dia menambahkan, pihaknya juga belum melakukan sosialisasi kepada penghuni rusun, sebab belum adanya…