Langsung ke konten utama

Food Station Tjipinang Targetkan Laba Rp 9,2 Miliar

PT Food Station Tjipinang Jaya menargetkan laba sebesar Rp 9,2 miliar ditahun 2016. Untuk mencapai target, pihaknya akan menggandeng badan usaha milik daerah (BUMD) lainnya dan SKPD Pemprov DKI Jakarta.


" Ke depan kita harus mandiri. Target laba sebesar Rp 9,2 miliar tahun ini harus dicapai. Dengan adanya PMD kita target keras laba Rp 36 miliar di 2017"
"Ke depan kita harus mandiri. Target laba sebesar Rp 9,2 miliar tahun ini harus dicapai. Dengan adanya Penyertaan Modal Daerah (PMD) kita target keras laba Rp 36 miliar di 2017," kata Arief Prasetyo Adi, Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya, Jumat (9/9).
Pengajuan dana PMD sebesar Rp 300 miliar juga telah disetujui oleh DPRD DKI. Anggaran itu nantinya akan digunakan untuk program ketahanan pangan tahun 2016 di DKI.
Salah satunya untuk menaikan jumlah pasokan beras di DKI Jakarta. Saat ini, kebutuhan beras di Ibukota sekitar tiga ribu ton per hari.
"Anggaran ini juga akan digunakan untuk pembelian gabah di sentra produksi dan menambah stok beras DKI mulai masa panen gadu yang saat ini sedang berjalan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.