Langsung ke konten utama

Pembangunan RPTRA Tanjung Elang Berseri Capai 90 Persen


Pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, capai 90 persen.


" Pengerjaan yang tersisa saat ini di antaranya pembenahan taman termasuk tambak ikan di areal RPTRA"
Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, beberapa bagian yang masih butuh pengerjaan diantaranya tambak ikan diareal RPTRA.
"Pengerjaan yang tersisa saat ini di antaranya pembenahan taman termasuk tambak ikan di areal RPTRA," ujarnya, saat memantau  RPTRA Tanjung Elang Berseri, Kamis (15/9).
Rencananya, RPTRA ini akan diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, pada 20 September 2016.
Sementara Lurah Pulau Panggang, Yulihardi menjelaskan, pihaknya mengerahkan sebanyak 50 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pulau Panggang dan 30 personel serupa dari Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.
Beberapa pekerjaan yang dilakukan PPSU diantaranya membersihkan akses menju RPTRA.
"Trotoar dan akses jalan dibersihkan serta jalan rusak menuju areal RPTRA diperbaiki," jelasnya.
Ia menambahkan, sejumlah fasilitas tambahan tanaman juga sudah rampung ditanam di antaranya sebanyak 65 pohon pucuk merah dan 100 pohon Bougenville.
"kami juga sudah memasang plang di depan RPTRA bertuliskan 'Yang Tidak Berkepentingan Dilarang Masuk'. Sementara ini, lokasi RPTRA tidak dapat dipergunakan sebelum diresmikan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.