Langsung ke konten utama

Murid PAUD dan Warga Sekitar RPTRA Dilatih Tangani Kebakaran

 Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran di RPTRA Penjaringan Indah Diikuti Ratusan Murid PAUD
(Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.com)
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Utara menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Penjaringan Indah, Penjaringan. Sosialisasi diikuti sebanyak 172 anak PAUD warga sekitar RPTRA.

Kepala Sudin PKP Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, anak-anak yang didampingi orangtua mereka, diberikan materi pelatihan seperti pengenalan apa saja tugas pemadam kebakaran dan peralatan pemadam. Selain itu, mereka juga dilatih bagaimana menghubungi petugas bila terjadi kebakaran.
"Selain dikenalkan tugas dan peralatan pemadam, anak-anak PAUD juga kita ajak nonton film kartun Pampi (pemadam api), dan Sapo Jarwo edisi pemadam," kata Satriadi Gunawan, Kepala Sudin PKP Jakarta Utara.
Tidak hanya murid PAUD, para Ibu yang mengantarkan anaknya ke RPTRA juga diajarkan penanganan kebakaran yang disebabkan kompor gas. Praktik penanganan kebakaran kompor gas yang diperagakan tim instruktur meliputi, penanganan kebakaran pada alat masak (penggorengan), selang gas yang bocor, dan tabung gas
"Selama ini ibu-ibu banyak menghabiskan waktu di dapur dan berhadapan dengan kompor gas, jadi harus tahu bagaimana cara menanganinya," tutup Satriadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.