Langsung ke konten utama

509 Bangunan di Tepi Kali Krukut akan Ditertibkan

Langgar Trase Kali Krukut Bangunan di Kemang Akan Ditertibkan
Sumber: beritajakarta.com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menormalisasi Kali Krukut, Jakarta Selatan, sesuai dengan peta trase awal selebar 20 meter. Selama ini, sebagian besar bagian trase kali mengalami penyimpitan lantaran diduduki bangunan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan verifikasi bangunan di sepanjang Kali Krukut yang melanggar trase kali. Hasilnya, sebanyak 509 bangunan melanggar dan segera ditertibkan.
"Kita akan tertibkan dengan skala prioritas daerah Kemang dulu. Idealnya luas kali itu 20 meter dan kita akan kembalikan luas itu," ujarnya, Kamis (29/9).
Terkait rencana penertiban, pihaknya sudah mengeluarkan surat peringatan kepada pihak-pihak terkait. Penertiban di daerah Kemang direncanakan setelah penertiban di Bukit Duri rampung. Ditargetkan, pelaksanaan dimulai pekan depan.
"Surat peringatan dari penataan kota sudah dikeluarkan, Hotel POP harus mundur lima meter, Kemang Village juga. Semua sudah menerima dan menyadari, tinggal action saja," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.