Langsung ke konten utama

Tembok Pembatas di Cempaka Putih Barat Dibongkar

Sumber: beritajakarta.com
Tembok pembatas antara Kantor Kelurahan Cempaka Putih Barat dengan lahan seluas 617 meter persegi di Jalan Cempaka Putih Barat 25, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dibongkar petugas, Selasa (29/3).
Pantauan Beritajakarta.com, dengan menggunakan palu godham puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membongkar tembok permanen.
"Pembongkaran ini dalam rangka mengamankan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta," kata Mangara Pardede, Wali Kota Jakarta Pusat, yang memimpin langsung pembongkaran.
Menurut Mangara, lahan seluas 2.775 meter persegi tersebut berdasarkan pemeriksaan inspektorat dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) lahan ini merupakan milik Pemprov DKI Jakarta dan menjadi satu kesatuan dengan kelurahan.
"Jadi saya membongkar tembok pembatas yang memisahkan aset Pemda," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.