Langsung ke konten utama

Ini Cara Agar Tarif Angkutan Umum Seragam

Sumber: beritajakarta.com
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyerahkan masalah tarif angkutan umum kepada organisasi angkutan daerah (organda). Namun, apabila semua angkutan umum sudah dibawah PT Transjakarta, maka Pemerintah Provinsi akan mengambil alih penetapan tarif itu.
"BBM tanya sama mereka (Organda) saja lah. BBM turun, ngga turun tarif, pengalaman kami begitu," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (31/3).
Saat ini PT Transjakarta tengah mengajak para pengusaha angkutan umum untuk bergabung. Mereka akan dibayar rupiah perkilometer, seperti sistem yang sudah diterapkan saat ini.
"Gini saja deh, kami sudah putuskan tidak mungkin membiarkan transportasi umum kepada swasta yang pegang. Karena mereka nggak ada toleransi, kami mau subsidi juga susah," tegasnya.
Menurut Basuki, ke depan jika masih ada angkutan yang belum mau bergabung, mereka akan bersaing dengan PT Transjakarta. Basuki telah menetapkan tarif sebesar Rp 3.500 untuk semua angkutan umum.
"Jadi win -win solution yang kami tawarkan adalah rupiah per kilometer. Semua rute bus di dalam kota mau kami ambil alih. Kalau mau sanggup bersaing, silakan bersaing. Nggak mungkin sanggup, silakan bergabung rupiah per kilometer," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.