Langsung ke konten utama

Musrenbang Harus Fokus Pada Pembangunan Manusia

Sumber: beritajakarta.com
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta agar target utama Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bukan pembangunan fisik tapi pembangunan pada manusia.
"Pemikiran musrenbang yang selama ini pada wujud fisik yang notabene adalah proyek, sekarang harus diubah bagaimana target dari musrenbang adalah manusia. Hingga dapat menciptakan pembangunan yang hasilnya benar-benar berguna dan bermanfaat bagi banyak orang," ujar Basuki, usai membuka musrenbang tingkat Kota Jakarta Utara, di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (29/3).
Menurut Basuki, saat ini untuk pengerjaan fisik seperti sheet pile, pengerukan kali dan saluran, pembuatan jembatan, perbaikan jalan merupakan pengerjaan rutin yang memang harus dilaksanakan. Dan saat ini untuk pengerjaanya juga bukan lagi dilakukan oleh pihak swasta, tapi dengan peralatan sendiri sudah dilakukan sendiri oleh Pemrov DKI.
"Jadi sekarang semua pengerjaan tersebut sudah dilakukan sendiri oleh Pemprov DKI bukan lagi melibatkan swasta," tandas Basuki.
Diharapkan dengan diubahnya pemikiran musrenbang, dengan pembangunan manusia, maka ke depan akan menciptakan pembangunan yang bermafaat bagi masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.