Langsung ke konten utama

Program Orangtua Asuh Masuk Smart City

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta, Dinas Komunikasi, Infomatika dan Kehumasan DKI Jakarta menciptakan sistem orangtua asuh melalui Smart City. Hal ini bisa menjadi inovasi untuk membantu anak didik yang kurang mampu di Ibukota.


" Warga DKI itu banyak yang pengen sedekah dan beri bantuan, kenapa tidak pemda buat menu untuk orang tua asuh"
"Warga DKI itu banyak yang pengen sedekah dan beri bantuan, kenapa tidak pemerintah daerah buat menu untuk orangtua asuh," ujarnya di Rapat Pimpinan (Rapim), Senin (28/3).
Dengan adanya sistem resmi dari pemerintah, para calon orangtua asuh lebih dimudahkan dan meyakinkan. Mereka dapat diundang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk diberikan pemahaman sistem bantuan pendidikan melalui Smart City itu.
"Kita tawarkan, dia mau bantu berapa anak, jadi kita mempertemukan calon orangtua asuh dengan anak didik yang butuh bantuan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.