Langsung ke konten utama

Jalan Inspeksi akan Permudah Peziarah Menuju Luar Batang

Jalan Inspeksi akan Permudah Peziarah Menuju Luar Batang
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun akses jalan inspeksi dari Pasar Ikan menuju kawasan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Jalan tersebut untuk memudahkan peziarah yang ingin berkunjung ke masjid dan makam keramat di Luar Batang.

" Jalan inspeksi ini akan memudahkan peziarah ke makam keramat dan masjid Luar Batang"
"Jalan inspeksi ini akan memudahkan peziarah ke makam keramat dan Masjid Luar Batang," ujar Yani Wahyu Purwoko, Wakil Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Selasa (28/3).
Yani mengatakan, jalan inspeksi tersebut akan dibangun mulai dari Pasar Ikan hingga ke kawasan Luar Batang. Panjang dan luas jalan inspeksi itu sendiri masih menunggu trase yang dibuat Dinas Penataan Kota DKI Jakarta.
"Jadi bukan Luar Batang yang kita tertibkan, tapi bangunan di kawasan Pasar Ikan. Kita tidak menyentuh areal Luar Batang," katanya.
Ia mengungkapkan, saat ini lahan yang nantinya dibangun jalan inspeksi masih berdiri ratusan bangunan. Sejauh ini warga yang menempati ratusan bangunan itu telah diberikan surat pemberitahuan terkait rencana penataan kawasan Wisata Bahari Sunda Kelapa.
"Surat pemberitahuan sudah kita berikan pada Sabtu (26/3) kemarin," ucapnya.
Menurut Yani, setelah direvitalisasi, kawasan Wisata Bahari Sunda Kelapa akan menjadi tempat destinasi wisata pesisir bertaraf Internasional. Sebagai tahap awal, revitalisasi dimulai dengan menertibkan bangunan yang berdiri di atas air di kawasan Pasar Ikan.
"Bangunan di atas air inilah yang menjadi sasaran utama penertiban. Kawasan itu juga akan kita sheetpile," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.