Langsung ke konten utama

Basuki Minta Diskominfomas Buat Aplikasi Beasiswa



Untuk mempermudah meknisme pemberian beasiswa kepada pelajar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta Senin 28 Maret 2016, meminta Dinas Komunikasi, Infomatika dan Kehumasan DKI Jakarta untuk membuat aplikasi sistem orangtua asuh melalui Jakarta Smart City. Nantinya melalui sistem ini akan menghadirkan pemberi beasiswa untuk membiayai anak asuh. Pemberian beasiswa ini diperuntukkan kepada pelajar yang sudah masuk tahap perguruan tinggi sebagai anak asuh yang atas perizinannya akan ditampilkan di aplikasi Jakarta Smart City. Melalui sistem yang nantinya akan menjadi sistem resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini dapat memudahkan dan meyakinkan para calon orangtua asuh untuk memberikan beasiswa secara langsung dan tepat sasaran.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.