Langsung ke konten utama

Pendemo Dilarang Rusak Taman

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thahaja Purnama kembali mengingatkan warga agar tidak merusak taman saat melakukan aksi unjuk rasa. Bila tidak demikian, warga yang menggelar unjuk rasa terancam akan terkena pukul petugas taman sesuai dengan instruksinya.


" Masyarakat mau demo silahkan, mau marah-marah ke saya silahkan. Tapi jangan mencabut, menginjak-injak tanaman"
Ia mengaku sudah memberikan telepon genggam kepada sejumlah petugas taman di lapangan. Melalui telepon genggam tersebut petugas bisa langsung melaporkan apabila ada tindakan dan pengerusakan fasilitas dalam unjuk rasa.
"Masyarakat mau demo silahkan, mau marah-marah ke saya silahkan. Tapi jangan mencabut, menginjak-injak tanaman," katanya usai meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Cipinang Besar Utara (CBU), Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (30/3).
Basuki meminta kepada seluruh masyarakat agar ikut serta mengawasi dan merawat fasilitas umum di Jakarta. Sebab jika seluruh fasilitas umum bisa bersih dan terjaga, masyarakat yang akan merasakan sendiri manfaatnya.
"Kalau sampai merusak maka akan dikenai sanksi dan kena pasal pengrusakan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.