Suku Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Jakarta Timur bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta melakukan pengawasan peredaran kandungan zat berbahaya pada makanan di Pasar Klender SS, Jalan Bekasi Timur Raya, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (28/3/2016). Pengawasan dilakukan agar memberikan kenyaman bagi konsumen. Puluhan sampel jenis makanan satu persatu diambil petugas dari setiap pedagang untuk diperiksa di laboratorium gerak milik Suku Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Jakarta Timur. Adapun sampel-sampel jenis makanan yang diambil yakni tahu, tempe, ayam, ikan, baso, nugget, kue kering, kue basah, kerupuk dan sejumlah olahan lainnya. Puluhan sampel tersebut langsung diperiksa melalui tiga unit laboratorium gerak. Dari pemeriksaan tersebut satu sampel makanan jenis Teri Medan mengandung Formalin, sementara 64 jenis makanan lainya masih dalam proses pemeriksaan. Dari informasi yang diperoleh Beritajakarta TV, pengawasan kali ini dilakukan di 5 titik di kawasan Jakarta Timur dan akan berkangsung hingga beberapa waktu kedepan.
Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...
Komentar
Posting Komentar