Langsung ke konten utama

DKI Dorong Pengusaha Reklame Beralih ke LED

DKI Dorong Pengusaha Reklame Beralih ke LED
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong pengusaha reklame konvensional beralih menggunakan teknologi Light Emitting Dioda (LED). Hal ini sesuai dengan Pergub No 244 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Penyelenggaraan Reklame.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Gamal Sinurat mengatakan, dengan adanya pergub tersebut bukan berarti menghilangkan lapangan pekerjaan.
"Para pengusaha reklame konvensional bisa berlaih menggunakan teknologi LED," ujar Gamal, Kamis (31/3).
Dikatakan Gamal, para pengusaha masih bisa beralih dari reklame konvensional ke videotron. Dengan demikian usaha mereka tetap masih terus berjalan.
"Terkait tenaga kerja, kami mendorong pada perusahaan periklanan untuk melakukan terobosan, dengan mengedepankan teknologi LED," katanya.
Ditambahkan Gamal, Pergub tersebut dibuat lebih kepada estetika, keindahan kota, dan faktor keamanan. Mengingat banyak reklame konvensional yang roboh saat diterjang angin kencang.
"Lihat saja sekarang di negara-negara maju, sudah tidak ada reklame konvensional. Faktor keamanan juga kami perhatikan, kalau yang LED kan menempel digedung," tandasnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).