Langsung ke konten utama

Aset Bergerak yang Tidak Digunakan Segera Dilelang

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah, menginventarisir aset bergerak Pemerintah Provinsi DKI yang sudah tidak dipakai untuk dilelang.


" Tolong kalau ada mobil jelek-jelek bisa di Dinas Kebersihan, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP yang sudah jelek dan rusak segera dilelang"
"‎Pak Sekda, tolong kalau ada mobil jelek-jelek bisa di Dinas Kebersihan, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP yang sudah jelek dan rusak segera dilelang, lelang saja. Karena kalau ditaruh makin lama nilainya makin turun," ucap Basuki saat memimpin rapat di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/3).
Selain nilai ekonomisnya turun, keberadaan mobil itu menimbulkan kesan kumuh di lokasi parkir. Jika tidak segera dilelang, Basuki juga khawatir akan hilang dicuri. Ia juga menyarankan, mobil yang tidak dipergunakan lagi di Pemprov DKI diberikan kepada instansi lain.
"Panther di DPRD nganggur itu, kirim ke KPUD saja udah. Mereka nggak cukup mobil. Kan bagi saja tiap-tiap unit termasuk Panwaslu. Panwaslu kasih saja bantuan, nanti dia tuduh kita persulit mereka lagi," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).