Langsung ke konten utama

2.000 Ekor Sapi Disiapkan untuk Lebaran

 PD. Dharma Jaya Siapkan 2000 Ekor Sapi Untuk Lebaran
Untuk menjaga ketersedian pasokan daging hingga H+5 lebaran, PD Pasar Jaya menyiapkan 2.000 ekor sapi. Dengan adanya pasokan yang cukup, dinilai dapat mencegah lonjakan harga seperti tahun sebelumnya.

"Ini menjadi salah satu bentuk sinergi dengan PD Dharma Jaya"
Asisten Manajer Bidang Humas PD Pasar Jaya, Gatra Vaganza ‎mengatakan, jika pedagang membeli sapi sekarang, pihaknya menawarkan harga sebesar Rp 41 ribu (timbang hidup) per kilonya.
"Ini menjadi salah satu bentuk sinergi dengan PD Dharma Jaya. Makanya kita harapkan peluang ini dimanfaatkan oleh pedagang dari jauh-jauh hari," ujarnya, Kamis (31/3).
‎Ia menegaskan, pedagang yang sudah membeli sapi, mereka hanya boleh menjual daging sapinya senilai Rp 95 ribu untuk paha depan dan Rp 99 ribu untuk paha belakang. Pedagang juga akan diminta menempel label harga tersebut dimasing-masing kiosnya.
"Hal ini untuk menghindari kemungkinan pedagang untuk memainkan harga‎, ini salah satu bentuk terobosan yang kita lakukan sebagai persiapan menekan harga pasar," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).