Langsung ke konten utama

Warga Pasar Ikan Diminta Tak Mudah Terprovokasi

Warga Pasar Ikan Dihimbau Tak Mudah Terprovokasi
Warga yang tinggal di kawasan permukiman Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara diminta tidak gampang terprovokasi isu tak bertanggung jawab terkait penataan yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dipastikan, penataan hanya akan menertibkan bangunan liar yang berada di sekitar bibir pantai.

"Kalau ada yang kurang jelas bisa langsung ditanyakan kepada petugas kita, jangan sungkan "
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, Jupan Royter Tampubolon meminta warga tidak resah dan mudah terprovokasi isu-isu menyesatkan yang mulai marak dihembuskan pihak yang tidak bertanggung jawab. Bila memang ada isu yang dinilai meresahkan, warga bisa langsung menanyakan kepada petugas Satpol PP dan instansi lain untuk memastikan.
"Kalau ada yang kurang jelas bisa langsung ditanyakan kepada petugas kita. Jangan sungkan, kita tidak mau ada upaya provokasi," ujarnya, Kamis (31/3).
Saat ini, kata Jupan, petugas di lapangan terus diminta melakukan upaya pendekata‎n dan memberikan informasi secara jelas kepada masyarakat. Apalagi penataan kawasan tersebut menjadi salah satu konsentrasi pembangunan yang akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
"‎Karena kawasan bibir pantai tersebut memang harus ditanggul. Kalau tidak ancaman banjir rob dapat sewaktu-waktu datang," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).