Langsung ke konten utama

MoU DKI-New South Wales Segera Dijalankan

Pemprov DKI dan Negara New South Wales Hasilkan MoU
Konsulat Jenderal (Konjen) RI untuk Australia menyambangi Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/3).‎ Ini untuk mempertanyakan kelanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) yang dibuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dengan salah satu negara bagian di Australia, New South Wales.

" Intinya bahwa ini akan membentuk working group. Jadi kelompok kerja yang ini akan membahas secara detail tentang MoU kerjasama itu"
Asisten Pemerintahan Sekretariat ‎Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Bambang Sugiyono menjelaskan, bahwa MoU telah dibuat sejak enam bulan lalu.
"‎Jadi Pemerintah New South Wales dengan Pemerintah Jakarta sudah membuat MoU dari enam bulan yang lalu. Jadi dari Konjen RI untuk Australia menanyakan kapan MoU bisa jalan‎," ujar Bambang.
Bambang menjelaskan, ada lima poin yang telah disepakati Pemprov DKI dengan negara New South Wales‎ itu yaitu, kerjasama dibidang pendidikan, ‎infrastruktur, pembangunan, perdagangan serta pengelolaan taman satwa.
Walau belum bisa memastikan kapan MoU itu dijalankan, Bambang memastikan dari MoU itu akan terbentuk sebuah ‎grup kerja antara Pemprov DKI dengan negara New South Wales.
"Intinya bahwa ini akan membentuk working group. Jadi kelompok kerja yang ini akan membahas secara detail tentang MoU kerjasama itu. Nanti apakah dengan Dharmajaya, Pariwisata, kemudian dengan diklat kemudian dengan BUMD yang akan kita kerjasamakan nanti‎," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).