Langsung ke konten utama

Sidak, Petugas Temukan Makanan Mengandung Boraks

PKL Binaan Ditemukan Zat Berbahaya, Pemkot Jakpus Belum Berikan Sanksi Tegas
Sumber: beritajakarta.com
Inspeksi mendadak (Sidak) dilakukan Suku Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta di dua lokasi binaan di Jakarta Pusat yakni di JP 06 Jalan Kebon Sirih dan JP 10 Jalan Irian, Selasa (26/5). Hasilnya, petugas kembali menemukan makanan mengandung bahan berbahaya.
Sayangnya, petugas penguji dari BPOM enggan membeberkan hasil keseluruhan. Menurut petugas yang tidak mau disebutkan namanya tersebut hasil pengujian akan diserahkan langsung ke Kepala BPOM, Dewi Prawita Sari.  "Di Lokbin JP 06 ada empat makanan yang positif mengandung formalin dan boraks yakni tahu putih, tahu kuning, tahu isi dan mie kuning," kata Ety Syartika, Kasudin KUMKMP Jakarta Pusat.
"Hasilnya langsung kami serahkan ke ibu Dewi, jadi langsung konfirmasi langsung ke beliau saja," ujarnya.
Saat coba dikonfirmasi melalui telepon, Kepala BPOM DKI Jakarta, Dewi Prawita Sari, tidak merespon. Begitu juga dengan pesan singkat yang dikirimkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id