Langsung ke konten utama

Kendalikan Inflasi, TPID Rutin Gelar Pertemuan

Kendalikan Inflasi, TPID Rutin Gelar Pertemuan
Sumber: beritajakarta.com
Untuk mengendalikan laju inflasi di ibu kota, Tim Pengendali Inflasi Daerah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan daerah produsen bahan pangan. Tak hanya itu, peremuan rutin pun digelar sejak tahun 2006 lalu sehingga laju inflasi di ibu kota dapat dikendalikan dengan baik. 
Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta, Adi Ariantara mengatakan, TPID rutin melakukan melakukan koordinasi, khususnya dengan TPID Provinsi Jawa Barat dan Banten. "Tujuannya untuk menyamakan persepsi bagaimana cara pengendalian inflasi," ujar Adi, saat menghadiri Rakornas VI Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (27/5).
Dengan cara itu, sambung Adi, sejak 2006, inflasi di Jakarta tidak pernah melonjak tajam. "Dari tahun 2006 hingga sekarang, saat puasa, lebaran, dan banjir selalu bisa diantisipasi, di Jakarta relatif stabil inflasinya," ucapnya.
Dikatakan Adi, pola inflasi di provinsi-provinsi di pulau Jawa relatif sama. Yakni dipengaruhi oleh komoditi ayam, daging, cabai, bawang, dan beras. Dengan melihat pola tersebut, maka tiap-tiap provinsi bisa saling berkoordinasi dengan baik. "Ternyata pola inflasi di Jawa ini hampir sama," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id