Langsung ke konten utama

Warga Tegal Alur Masih Kesulitan Air Bersih

Warga yang berdomisili di tujuh RW Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat sejak tujuh tahun silam mengalami kesulitan air bersih. Di wilayah tersebut memang belum dialiri air PAM, sehingga warga menggunakan air sumur. Namun saat musim kemarau air sumur kerap mengalami kekeringan.
Sumber: Beritajakarta.com
Tujuh RW tersebut adalah RW 01,02,03,08,09,012 dan RW 013. Tercatat lebih dari 4.000 kepala keluarga (KK) yang mendiami tujuh RW tersebut. Selain mengandalkan air sumur, warga juga memperoleh bantuan bantuan air tangki dari Pemprov DKI Jakarta, namun jumlahnya tetap tidak mencukupi.
Lurah Tegal Alur, Anik Sulastri mengaku sudah berkali-kali mengirimkan surat kepada PT Palyja agar wilayahnya dialiri air bersih, namun hingga kini belum teralisasi.
“Warga bersedia membayar yang penting mereka mendapatkan air bersih dari PT Palyja. Kami juga pernah mengadakan rapat dengan PT Palyja namun hingga kini belum ada tindakan," kata Anik, Selasa (26/5).
Sementara itu, Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi mengimbau pihak kelurahan agar mencarikan lahan kosong di Tegal Alur yang nantinya akan dibangun lokasi instalasi air bersih.
“Nanti kita coba lakukan pengeboran air tanah untuk pasokan air warga di Tegal Alur,” jelas Anas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.