Langsung ke konten utama

Sidak Beras Sintetis di Jakbar Nihil

Antisipasi Beras Sintetis, Tegal Alur Disidak
Sumber; beritajakarta.com
Untuk mengantisipasi adanya peredaran beras sintetis, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional. Dalam sidak tersebut tidak ditemukan adanya beras sintetis.  
“Sampai saat ini belum ditemukan beras sintetis, dan hari ini saya bersama jajaran Pemkot Jakarta Barat melakukan sidak dan hasilnya nihil,” katanya, Selasa (26/5).Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi mengatakan, sidak sudah mulai dilakukan sejak sepekan lalu di masing-masing kelurahan dan kecamatan. Menurutnya, dalam sidak tersebut tidak ditemukan beras plastik yang beredar.
Kasudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Barat, Slamet Widodo menambahkan, sidak dilakukan agar masyarakat tidak risau.


“Kalau yang sintetis itu kalau dibakar meleleh karena memang dari plastik kalau yang asli bisa hangus,” tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.