Langsung ke konten utama

Ahok Wacanakan Hapus Jabatan Camat

Basuki Wacanakan Penghapusan Kantor Kecamatan
Sumber: beritajakarta.com
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mewacanakan penghapusan kantor kecamatan di ibu kota. Nantinya, tugas-tugas yang selama ini ditangani camat, cukup ditangani lurah di masing-masing wilayah.
Ia mengatakan, penghapusan kantor kecamatan di ibu kota erat kaitannya dengan perampingan jabatan struktural PNS di DKI Jakarta. Namun, penghapusan kantor kecamatan, ini baru sebatas ide untuk masa depan. Menurut Ahok, struktur jabatan di Pemprov DKI saat ini masih gemuk. Keberadaan camat dinilai tidak terlalu strategis dalam mengelola wilayah. Keberadaan lurah bisa langsung dikoordinasi asisten kota/kabupaten."Sekarang kita bertanya, perlu nggak sih camat? Sebenarnya tidak perlu. Kenapa mesti ada kantor camat? Lurah saja, asisten di kota yang membawahi supervisi menjadi penyelia mereka," kata Basuki di Balai Kota, Kamis (28/5).
"Tapi itu ke depan. Saya bicara paling ujung, paling depannya kan saya sudah potong 1.500 struktural. Sekarang kita wajibkan mereka mengisi, tiap hari kerja apa saja," ungkapnya.
Ahok juga menuntut etos kerja pegawai setelah dirinya memberikan angin segar berupa gaji besar untuk PNS-nya. Ia berharap, gaji yang telah dibayarkan sebanding dengan prestasi yang dilakukan pegawai.
"Masa PNS dibayar Rp 12 juta sebulan, hanya fotokopi, hanya kasih makanan. Tidak lucu dong," ujarnya.
Ia menambahkan, pegawai yang tidak dapat bekerja maksimal berdasarkan hasil catatan kerja akan sekadar menerima gaji tanpa mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Begitu juga jika telah disanksi, PNS masih bolos bekerja, ia mengancam akan memecatnya.
"Kalau TKD‎-nya kita buang, kamu pakai pensiun saja dua juta. Kamu nggak masuk, ya kita pecati," tambahnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id