Langsung ke konten utama

Omzet Pedagang Beras Turun Akibat Beras Sintetis

Omzet Pedagang Beras Turun Akibat Beras Sintetis
Sumber: beritajakarta.com
Adanya peredaran beras sintetis menyebabkan omzet penjualan beras di sejumlah pasar tradisional dan agen beras menurun.
"Biasanya dalam sehari ada 50 karung beras yang bisa saya jual untuk restoran dan rumah makan, tapi semenjak ada isu beras plastik paling banyak 40 karung," ujar Juni, Selasa (26/5).Juni (33), ‎pemilik salah satu agen beras di Pasar Mandiri Kelapa Gading mengaku, sejak berita mengenai beras sintetis tersebut tokonya mengalami penurunan omzet hingga 20 persen.
Menanggapi hal itu, Kasudin Perikanan, Peternakan dan Ketahanan Pangan Jakarta Utara, Una Rusmana mengatakan, akan terus melakukan operasi pasar hingga benar-benar dinyatakan aman.
"Akan kami uji laboratorium, hasilnya akan kami umumkan kepada masyarakat dan pedagang agar tidak cemas," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.