Langsung ke konten utama

DKI Susun Roadmap Reformasi Birokrasi

Untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih, berkualitas, terintegritas, sistematis, dan konsisten, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar workshop Penyusunan Roadmap Reformasi Birokrasi DKI Periode 2015-2019 di Balaikota. 
Sumber: Beritajakarta.com
Acara yang digelar di ruang serbaguna lantai 22, Blok G, Balaikota tersebut dibuka Kepala‎ Biro Kesejahteraan Sosial (Kesos) Setda DKI, Hari Jogja dan dihadiri 100 peserta pegawai negeri sipil (PNS) dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hadir pula dalam acara itu Kepala Biro Organisasi, Reformasi Birokrasi Setda DKI Adrian Sutedi dan perwakilan Kementerian‎ Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai narasumber.
Hari Jogja mengatakan, workshop Penyusunan Roadmap Reformasi Birokrasi DKI periode 2015-2019 akan digelar selama dua hari, mulai 25-26 Mei 2015. Kegiatan ini merupakan agenda reformasi birokrasi yang rutin diselenggarakan secara berkala dan berkesinambungan.‎
‎"Workshop ini untuk mengubah mindset dan kararakter aparatur negara menuju kepada kondisi yang mendukung tata kelola good governance," katanya, Selasa (26/5).
Hari mengungkapkan, kegiatan workshop ini sangat dibutuhkan untuk menyusun langkah dan juga tindakan dalam melaksanakan reformasi dan birokrasi pemerintahan di DKI. Karena untuk menentukan strategi diperlukan verifikasi akan hal-hal yang nantinya diperbaiki dan diubah.
"Dari kegiatan ini selanjutnya akan dilakukan pemetaan kendala yang dihadapi. Kemudian langkah yang harus dilaksanakan secara terpadu dan terintegrasi," tuturnya.
Atas dasar itu, lanjut Hari, perlu dirumuskan langkah-langkah konkret dan subtansi untuk menjaga kelangsungan reformasi birokrasi di dalam workshop yang akan dilaksanakan dan dievaluasi secara berkala ini. Pemprov DKI, sejauh ini telah banyak melakukan perubahan pada penguatan pengawasan dan peningkatan akuntabilitas pelayanan publik.
"Setelah program tersusun, kita harapkan tim penyelenggara dapat segera menyelesaikan proses administrasi agar rumusan workshop roadmap ini menjadi draft resmi," ujarnya.
Hari berharap, dengan adanya kegiatan workshop ini, pemerintahan di DKI dapat lebih efektif, efisien, disiplin, kompeten dan profesional sesuai dengan reformasi mental yang menjunjung semangat kerja melayani serta mengedepankan inovasi terhadap kesejahteraan masyarakat.
"‎Rumusan dari roadmap wajib diimplementasikan menjadi budaya kerja seluruh aparatur PNS di DKI," ungkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.