Langsung ke konten utama

Kelurahan Pulau Kelapa Rekrut 45 PHL

Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, telah merekrut 45 orang Pekerja Harian Lepas (PHL) yang diperkerjakan menjadi Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Ke-14 akan bertugas secara bergantian selama 24 jam. 
Sumber: Beritajakarta.com
"Tugas yang dikerjakan 45 PPSU ini antara lain memperbaiki jalanan rusak skala ringan, pohon tumbang dan penanganan lingkungan lainnya," jelas Mohammad Yani, Lurah Pulau Kelapa, Selasa (26/5).
Yani menuturkan, ke-45 PHL tersebut telah berdinas di Kelurahan Pulau Kelapa sejak Januari lalu. Mereka bekerja sesuai dengan aturan yang diberlakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.
Menurut Yani, seluruh PHL memperoleh honor sebesar Rp 2,7 juta per bulannya. Mereka bekerja dua shift, yakni pagi-sore dan sore-malam. "Untuk layanan BPJS baru akan diperoleh tahun depan," jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.