Langsung ke konten utama

Pemkot Jakpus Lakukan Pendataan Aset Fasos-Fasum

Pemkot Jakpus Lakukan Pendataan Aset Fasos-Fasum
Sumber: beritajakarta.com
Pemkot Administrasi Jakarta Pusat terus melakukan pendataan aset milik Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, hingga kini keberadaan aset seperti fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) masih banyak dikuasai masyarakat. Rencananya semua aset tersebut akan diambil alih melalui Kantor Pengelola Aset Kota Jakarta Pusat.
Wakil Walikota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, masih melakukan inventarisasi dan juga mengidentifikasi lahan aset milik Pemprov DKI di wilayah Jakarta Pusat. Nantinya setelah proses itu selesai pihaknya akan mengamankan aset tersebut.
“Sejauh ini sudah banyak yang kita identifikasi lahannya milik Pemda, seperti beberapa waktu lalu di kawasan Karet Tengsin, Tanah Abang. Semua langsung kita pagar untuk diamankan,” ujarnya saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Sabtu (28/3).
Setelah dilakukan pemagaran, beberapa aset tersebut langsung diurus sertifikatnya. Kegiatan dilakukan bertahap di delapan kecamatan di Jakarta Pusat.
“Kita ingin semua tanah fasos-fasum yang diduduki dikembalikan fungsinya seperti yang kita lakukan di Gang Subur, Duri Pulo dan Gambir. Jalan yang tadinya cuma empat meter kini sudah menjadi delapan meter setelah diambil alih,” ungkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id