Langsung ke konten utama

Masjid Luar Batang Akan Dilengkapi Sarana Parkir

 DKI Bakal Menata Masjid Luar Batang
Sumber: beritajakarta.com
Pemprov DKI Jakarta berencana menata kembali Masjid Luar Batang yang berlokasi di RW 03 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Masjid ini nantinya akan memiliki tempat parkir yang luas serta akses jalan yang lebar.
Djarot memiliki keinginan untuk menjadikan salah satu masjid tertua yang dibangun pada abad ke-16 ini sebagai lokasi wisata religi."Ini ada juga warga yang melaporkan bahwa daerah sini kerap tergenang. Semuanya akan kita tata, nanti akan kita buat gerakan menabung air jadi kita akan bangun beberapa sumur resapan," kata Djarot Saiful Hidajat, Wakil Gubernur DKI Jakarta usai melaksanakan sholat Jumat di Masjid Luar Batang, Jumat (27/3).
"Ini kita sedang mengorek sejarahnya. Nantinya akan kita buat prasasti agar masyarakat paham sejarah masjid ini. Masjid ini juga akan dilengkapi perpustakaan. Mudah-mudahan bisa terealisasi pada 2016 nanti," ujar mantan Walikota Blitar ini.
Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengakui, lokasi masjid yang berada di tengah pemukiman menjadi salah satu kendala dalam penataan masjid.
"Semuanya sedang kita kaji, termasuk membuat lahan parkir yang ideal," jelas Rustam.
Masjid Luar Batang yang berdiri di atas lahan seluas 2 hektare ini memang minim fasilitas parkir. Pasalnya masjid ini berada di tengah pemukiman warga. 

Apabila merunut sejarah, masjid yang dibangun oleh Al-Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus pada tahun 1739 ini, sempat menjadi tempat persembunyian bangsa Cina yang dikejar Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC) saat terjadi pemberontakan Cina di Batavia tahun 1740.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id