Langsung ke konten utama

Waspada, Jalan Daan Mogot KM 18 Ambles

Jalan Daan Mogot KM 18 Amblas
Sumber: beritajakarta.com
Pengendara yang melintas di Jalan Daan Mogot KM 18, dari arah Cengkareng menuju Tangerang agar meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya di jalan tersebut, tepatnya di depan Warung Pojok, terdapat jalan ambles hingga membuat lubang yang cukup besar.
Pantauan beritajakarta.com lubang besar tersebut berada di Warung Pojok, RW 05, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, berada di tengah ruas jalan. Untuk menghindari kecelakaan, saat ini di lokasi telah dijaga petugas Satpol PP dan dipasangi batang pohon sebagai tanda.
Rusdi (50) tukang ojek di lokasi mengatakan, amblesnya jalan hingga membuat lubang satu meter lebih tersebut sudah terjadi sejak seminggu lalu.
“Jalan ini ramai dilintasi kendaraan, termasuk kendaraan berukuran besar. Akibatnya, beton coran crossing saluran tidak kuat menahan beban hingga akhirnya ambles,” ujar Rusdi, Rabu (25/3).
Menurutnya, sudah puluhan pengendara motor yang terjerembab di lubang tersebut. Bahkan, dua hari lalu pengendara motor terjatuh hingga mengalami patah tulang leher.
"Agar tidak ada lagi korban, mohon pemerintah secepatnya memperbaiki,” harap Rusdi.
Terkait hal itu, Kasie Pemeliharaan Jalan Sudin PU Bina Marga Jakarta Barat, Amri Priyo Santoso menuturkan, sesuai kewenangan perbaikan jalan itu ada pada Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU). Sebab, jalan tersebut merupakan jalan nasional.
Namun, pihaknya saat ini tengah melakukan penanganan sementara dengan menutup lubang menggunakan plat besi baja tebal agar dapat dilintasi kendaraan.
“Untuk sementara sebelum ada perbaikan secara permanen kami akan menutup lubang dengan plat besi tebal. Selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk perbaikannya,” tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.