Langsung ke konten utama

Karung Berisi Sampah Menumpuk di Jl Daan Mogot

Bikin Kumuh, Karung Berisi Sampah Dibiarkan Berserakan di Daan Mogot
Sumber: Beritajakarta.Com


Tumpukan kembali terlihat di Jakarta Barat. Kali ini, di Jl Daan Mogot, kilometer 11 tepatnya dekat Halte Bus Transjakarta Basmol, Cengkareng. Karung berisi lumpur dan sampah sisa pengerukan kali dibiarkan menumpuk dan berserakan.  
Junaidi (31), warga Basmol mengatakan, tumpukan karung plastik berisi sampah terlihat sekitar tiga hari lalu. Sedangkan lumpur dan sampah dalam karung, hasil dari pengerukan saluran di dua hunian warga.

Pantauan beritajakarta.com, karung berwarna putih tersebut terlihat robek dibeberapa bagian sehingga menyebabkan sampah berserakan di jalan.

“Dulu saat banjir banyak karung plastik sisa banjir dari hunian warga Basmol dan Komplek Departemen Agama yang dibuang warga di lokasi tersebut. Tapi, sudah sempat dibersihkan oleh petugas,” ujar Junaidi, Jumat (27/3).
Camat Cengkareng, Ali Maulana Hakim mengatakan, pihaknya telah melakukan pembersihan dan mengangkut karung berisi sampah di lokasi tersebut.
“Seminggu yang lalu kami sudah sempat rapikan hingga kawasan tersebut bersih dari karung-karung. Kalau pun sekarang kembali banyak, kemungkinan terjadi dua haru lalu dan di dalam karung isinya lumpur sisa pengerukan saluran,” jelas Ali.
Pihaknya, tambah Ali, akan berkoordinasi dengan Sudin Bina Marga, Sudin Kebersihan dan Sudin Tata Air untuk melakukan pembersihan kembali. “Soal SKPD mana yang bertanggung jawab saya tidak tidak tahu. Tapi, agar lokasi tersebut bersih mengingat jalan tersebut salah satu titik penilaian adipura saya akan secepatnya berkoordinasi dengan tiga SKPD tersebut,” tandas Ali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.