Langsung ke konten utama

30 Warga Kebon Baru Dilatih Siaga Bencana

 30 Warga Kebon Baru Dilatih Siaga Bencana
Sumber: Beritajakarta.com
30 warga di Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan mendapat pelatihan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT). Pelatihan yang diberikan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan tersebut untuk mempersiapkan apa saja yang harus dilakukan saat bencana terutama banjir datang.
Menurut Dadang, belasan materi diberikan kepada warga. Dari masalah kesiapsiagaan berbasis masyarakat, hingga manajemen organisasi untuk bencana. "Ada sekitar 16 materi yang diberikan, antara lain manajemen tanggap darurat bencana, mengenal dan bekerjasama di masyarakat, pendidikan kesehatan masyarakat, serta pemetaan risiko bencana. Secara keseluruhan 44 jam dilaksanakan 5 hari," paparnya."Ada 30 orang yang kita berikan pelatihan SIBAT. Terutama untuk warga yang daerahnya menjadi langganan banjir," ujar Dadang Dasuki, Ketua PMI Jakarta Selatan, Jumat (27/3).
Untuk pemberian materi akan dilakukan di 2 tempat. Sebagian di Aula Kelurahan Kebon Baru, dan setelah itu simulasinya akan dilakukan di Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. "Kalau hanya materi secara teori diberikan di Aula Kelurahan Kebon Baru. Baru setelah itu warga dilatih simulasi didaerah Puncak," tukasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Tipar Cakung Raya Marak PKL

Sumber: beritajakarta.com Pedagang kaki lima (PKL) semakin marak di sepanjang Jalan Tipar Cakung Raya, Sukapura, Jakarta Utara. Lapak-lapak PKL digelar di atas trotoar kiri kanan jalan. Dari pantauan Beritajakarta.com , lapak PKL sangat mengganggu pejalan kaki yang melewati trotoar. Bahkan, ada juga lapak yang berada di bahu jalan. Sehingga sering menghambat arus lalu lintas di jalan tersebut. Terkait hal ini, Lurah Sukapura, Supardi mengatakan, PKL di sisi kanan dan kiri Jalan Tipar Cakung Raya telah ada sejak lama. Ia pun mengaku kesulitan menertibkan PKL, karena banyak yang juga merupakan warga sekitar. "Sulit, PKL‎ di sana itu banyakan warga sini juga," ucapnya, Senin (12/10). Namun Supardi akan segera membawa permasalahan PKL ke rapat pimpinan (Rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) AdministrasiJakarta Utara. "Mudah-mudahan dari sana akan ada jawaban dan tindak lanjut yang jelas," tandasnya‎.

Keluarga Pasien Protes, Tarif Parkir RSUD Koja Mahal

Sumber: beritajakarta.com Para pembesuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, mengeluhkan sistem tarif parkir yang diterapkan di rumah sakit tersebut. Menurut mereka, sistem tarif parkir per jam sangat memberatkan. Keluarga dan kerabat pasien mengaku keberatan dengan tingginya tarif parkir yang diterapkan. Apalagi kalau mereka sedang menemani atau menjaga keluarganya yang tengah dirawat di rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta tersebut. "Sangat mahal. Ini kan rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta. Harusnya tarif parkir tidak semahal ini," keluh Saiman (29), salah satu keluarga pasien, Jumat (2/10). Menurut Saiman, tidak sepatutnya rumah sakit justru membebani dengan biaya tinggi kepada keluarga pasien, terlebih mengenai tarif parkir. Hal senada diungkapkan Harum (30), yang sedang menunggu kerabatnya yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut. "Saya sangat keberatan dengan tarif parkir yang mahal," cetusnya. Berdasarkan pantau

Hasil Panen Padi Petani Rorotan Turun 50 Persen

Sumber: beritajakarta.com Cuaca ekstrem yang terjadi di Ibukota beberapa waktu belakangan ini membuat hasil panen padi para petani di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara mengalami penurunan.