Langsung ke konten utama

Saluran PHB Permata Hijau Dinormalisasi

Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan melakukan pengerukan lumpur di Saluran PHB Permata Hijau, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama. Untuk melakukan pengerukan dikerahkan alat berat spider eskavator.


"Saluran PHB Permata Hijau paling beberapa sentimeter saja, karena banyak sedimentasi di kali tersebut. Ayam aja bisa main di atas sedimen "
Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Holi Susanto mengatakan, pengerukan dilakukan lantaran saluran PHB selebar kurang lebih 3,5 meter itu mengalami pendangkalan akibat sedimentasi.
Menurut Holi, akibat tebalnya sedimen, kedalaman eksisting saluran PHB Permata Hijau saat ini hanya sekitar 30 sentimeter.
"Saluran PHB Permata Hijau paling beberapa sentimeter saja, karena banyak sedimentasi di kali tersebut. Ayam aja bisa main di atas sedimen," kata Holi, Senin (23/5).
Fokus pengerukan saluran PHB sepanjang 500 meter dari mulai pompa TVRI ke arah hilir. Ia memprediksi dibutuhkan waktu tiga bulan untuk menormalisasi saluran ini.
"Untuk kedalaman bervariasi. Semakin ke hilir kami bikin semakin dalam, bisa sedalam dua meter," tandas Holi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.