Langsung ke konten utama

Ketua RW 01 Ceger Sudah Manfaatkan Qlue

Qlue Bantu Warga Ceger Pecahkan MasalahAplikasi Qlue yang dibuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai sarana pengaduan masyarakat sangat dinikmati manfaatnya. Bahkan juga bisa dimanfaatkan oleh perangkat RW untuk memantau wilayahnya.

"Karena langsung koneksi ke pemerintah. Sehingga setiap persoalan yang diupload ke Qlue, langsung direspon "
Seperti yang dilakukan oleh Amirudin, Ketua RW 01, Kelurahan Ceger, Jakarta Timur. Ia merasakan sendiri manfaat dari aplikasi Qlue saat ada titik di Jalan Manunggal Raya yang amblas.
"Posisinya jalan amblas itu tepat di depan pos RW 01. Jadi saya dan warga langsung melaporkan melalui aplikasi Qlue," ujarnya, Selasa (31/5).
Menurut Amirudin, laporan tersebut langsung direspon oleh unit terkait keesokan harinya. Ada beberapa petugas yang datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
"Setelah dicek, lalu langsung diperbaiki. Makan waktu dua minggu, tapi sudah bagus lagi jalannya," ucap Amirudin.
Amirudin mengatakan, Qlue sangat membantu warga dalam menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya. Terutama menyangkut banyak hal yang terjadi di wilayahnya. Yang membuat warga senang karena siapapun orangnya dan dari kalangan manapun dapat melaporkan kondisi lingkungannya melalui aplikasi qlue.
"Karena langsung koneksi ke pemerintah. Sehingga setiap persoalan yang diupload ke Qlue, langsung direspon," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).