Langsung ke konten utama

Sensus Ekonomi di Jakbar Diperpanjang Hingga Juni

Pelaksanaan sensus ekonomi di wilayah Jakarta Barat akan diperpanjang sampai dengan pertengahan Juni 2016 mendatang. Hal itu dilakukan karena hingga akhir bulan ini, pendataan sensus di wilayah tersebut baru mencapai 87 persen.


"Melihat kondisi ini,  pelaksanaan sensus ekonomi ini akan diperpanjang untuk 15 hari ke depan "
"Ada banyak kesulitan yang ditemui petugas sensus ekonomi di lapangan. Di antaranya masih banyak pelaku usaha sulit menyerahkan data usaha yang dikelolanya karena terkait kewajiban penyetoran pajak," kata Banua Rambe, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Barat, Selasa (31/5).
Banua melanjutkan, selain itu, banyak pelaku usaha di Jakarta Barat yang tidak bersedia menyerahkan data usaha serta perolehan hasil atau omzet. Padahal, pendataan terhadap para pelaku usaha diatur dalam Undang-Undang No 16 tahun 1997 tentang Statistik.
"Melihat kondisi ini,  pelaksanaan sensus ekonomi ini akan diperpanjang untuk 15 hari ke depan," ujarnya.
Ia optimistis perpanjangan waktu pelaksanaan sensus ekonomi ini mampu memaksimalkan pendataan berbagai jenis usaha yang ada di Jakarta Barat. Di 2016 ini, pihaknya menyebar 5.377 petugas sensus ekonomi ke delapan wilayah kecamatan di Jakarta Barat.
"Mudah-mudahan,potensi ekonomi seperti usaha online, katering dan sebagainya akan kita data semua," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).