Langsung ke konten utama

Program Sudinparbud Pulau Seribu Perlu Dievaluasi

Sumber: beritajakarta.com
Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo meminta Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudinparbud) Kepulauan Seribu segera dievaluasi.

Alasannya, Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) itu selama ini dinilai kurang inovatif dan tanggap dalam mengembangkan wisata di Kepulauan Seribu yang telah ditetapkan sebagai 10 destinasi pariwisata nasional.
"Sudin Pariwisata di Kepulauan Seribu harus dievaluasi agar sistem informasi pariwisata di pulau ini semakin lebih baik," katanya, Selasa (24/5).
Budi membeberkan, sampai kini, Sudinparbud Kepulauan Seribu belum memiliki aplikasi yang memudahkan orang mengakses informasi seputar pariwisata di wilayahnya ini. Imbasnya, banyak wisatawan dari luar Jakarta yang tidak mendapatkan home stay dan terpaksa berkemah saat berkunjung ke Kepulauan Seribu.
"Sejak awal 2016, Sudin Kominfomas sudah membuatkan aplikasinya. Tinggal cari SDM-nya dan masukan content penting soal informasi pariwisatanya. Kalau masih manual terus bisa ketinggalan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).