Langsung ke konten utama

50.000 Lampu PJU di Jakbar akan Diganti LED

 50 Ribu Lampu PJU di Jakbar Akan DIganti LEDSebanyak 50.000 lebih lampu penerangan jalan umum (PJU) yang tersebar di delapan kecamatan se-Jakarta Barat akan diganti menggunakan smart light emitting diode (LED) pada tahun 2017 mendatang.

" Pergantian puluhan ribu lampu PJU ini sudah masuk dalam program rencana pembangunan tahun 2017"
"Pergantian puluhan ribu lampu PJU ini sudah masuk dalam program rencana pembangunan tahun 2017," kata Saukani Anto, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Barat, kepadaBeritajakarta.com, Kamis (26/5).
Ia mengatakan, pergantian lampu PJU yang konvensional menjadi LED merupakan program yang telah dicanangkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Khusus di Jakarta Barat, pergantian seluruh lampu PJU baru dapat direalisasikan pada tahun depan.
Namun, jika masyarakat melaporkan adanya lampu PJU padam, pihaknya tetap memperbaiki atau mengganti lampu. "Perbaikan lampu pada saat ini bersifat sementara, karena tahun depan dipastikan seluruh lampu PJU konvensional di Jakarta Barat akan diganti menjadi LED," ujarnya.
Selama lima tahun sejak pemasangan LED, pihaknya tidak lagi mengeluarkan anggaran pemeliharan karena adanya jaminan dari distributor lampu.
"Keuntungan lainnya, walaupun daya lampu LED hanya 40 watt, namun pencahayaan yang dikeluarkan lebih terang dibandingkan lampu konvensional ukuran 70 watt," ungkapnya.
Ia menambahkan, selain penggantian puluhan ribu lampu PJU di Jakarta Barat, juga akan dibangun ruang kontrol smart systemyang berada di kantor Sudin maupun Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta.
"Ruang kontrol sangat membantu untuk mengetahui terjadinya pemadaman maupun kerusakan, sehingga petugas langsung dapat melakukan perbaikan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Rusun Karang Anyar Harus Direhab Total

Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, saat ini kondisinya dinilai sudah tidak layak dihuni.  Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, mengusulkan agar rusun yang terletak di Jl G, RW 12, Karang Anyar tersebut, direhab total. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Aji Lestari mengatakan, wacana untuk rehab total Rusun Karang Anyar memang ada. Namun sejauh ini belum dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2016 yang dikemas dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). “Secara kasat mata, bangunan Rusun Karang Anyar sudah tidak layak lagi, harus direvitalisasi agar bisa menampung jumlah warga lebih banyak lagi,” ujar Ika, Selasa (15/9). Ika berharap, wacana revitalisasi rusun tersebut dapat dimasukkan dalam perencanaan dan mendapatkan persetujuan dari dewan, sehingga jika anggaran sudah ada maka revitalisasi dapat dilakukan di 2016. Dia menambahkan, pihaknya juga belum melakukan sosialisasi kepada penghuni rusun, sebab belum adanya…