Langsung ke konten utama

Mangkal di Taman, Ojek Aplikasi Ditindak

 Mangkal di Taman, Ojek Aplikasi Ditindak
Sumber: beritajakarta.com
Sedikitnya 12 pengendara ojek aplikasi yang kerap mangkal di median Jalan Dr Prof Satrio, Kelurahan Kuningan Timur, Setiabudi, tepatnya di depan Mal Ambasador, ditertibkan petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Selatan, Senin (30/5).

Pengemudi ojek itu mangkal di median jalan taman yang posisinya berada di bawah JLNT Casablanca-Tanah Abang. Akibatnya, rumput dan tanaman di bawah JLNT itu banyak yang mati.
Meski sempat protes saat ditertibkan, petugas tetap menggembosi ban motor ojek aplikasi tersebut. Melihat itu, pengemudi lainnya memilih pergi dari lokasi.
"Ini taman sudah dibikin bagus malah dijadikan pangkalan. Bisanya ngerusak aja. Kita terima laporan dari Qlue dan lurah Kuningan Timur. Makanya hari ini kita gembosi biar kapok," ungkap Christianto, Kepala Sudinhubtrans Jakarta Selatan, Senin (30/5).
Tak hanya itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satpol PP setempat untuk menertibkan pedagang kopi keliling yang menjadi pemicu ojek aplikasi betah mangkal di lokasi tersebut hingga berjam-jam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).