Langsung ke konten utama

Lapak Penjual Kelapa Tutup Saluran Air di Duren Tiga

Sumber: beritajakarta.com
Belasan kios semi permanen berdiri di atas saluran air di Jalan Duren Tiga Selatan, Kelurahan Duren Tiga, Pancoran.

Pantauan Beritajakarta.com, ada sekitar 11 kios penjual es kelapa muda di jalan itu. Sementara sekitar tiga kios lainnya digunakan untuk usaha lain seperti bengkel dan warung.
Di bawah kios itu terdapat inrit saluran air yang dijadikan landasan berdirinya bangunan. Beberapa motor pembeli juga tampak parkir di depan kios yang mayoritas berwarna hijau itu. Alhasil, keberadaan motor yang mengambil bahu jalan mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas di jam-jam padat kendaraan.
Sementara saluran air juga tampak tidak berfungsi dan dipenuhi sampah baik dedaunan, plastik, serta sampah yang dihasilkan dari keberadaan kios-kios tersebut.
Lurah Duren Tiga, Endang Mulahatmi mengatakan, penertiban kios pedagang yang berdiri di saluran air itu akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Sudah jadi target kami dan akan kami tertibkan," tandas Endang, Selasa (24/5).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).