Langsung ke konten utama

Dinkes Cabut Izin Praktik Bidan Pengguna Vaksin Palsu

Sumber: beritajakarta.com
Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mencabut izin praktik Bidan Elly di Ciracas, Jakarta Timur. Sebab bidan tersebut terbukti menggunakan vaksin palsu.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengatakan telah mencabut izin praktik Bidan Elly. Karena izinnya ada di Pemprov DKI Jakarta. "Kalau yang bidan sudah kami cabut izinnya," kata Koesmedi, Jumat (15/7).
Sementara sanksi untuk Rumah Sakit Harapan Bunda diserahkan kepada manajemen. Karena termasuk rumah sakit swasta. Sehingga Dinas Kesehatan tidak bisa memberikan sanksi. "Itu oknum di rumah sakit, kebijakan ada di menajemen," ucapnya.
Sedangkan untuk Klinik Dr Ade Kurniawan di Rawa Belong, Slipi, Jakarta Barat izinnya tidak terdaftar di Dinas Kesehatan. Pihaknya masih akan mencari lokasi klinik bersama dengan Kementerian Kesehatan dan kepolisian.
Seperti diketahui Kementerian Kesehatan telah mengumumkan ada 14 rumah sakit, enam bidan, dan dua klinik yang menggunakan vaksin palsu. Tiga diantaranya ada di Jakarta, yakni Rumah Sakit Harapan Bunda, Klinik Dr Ade, dan Bidan Elly.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.