Langsung ke konten utama

Sudin Kebersihan Jaktim Usut Dugaan Pungli PHL

Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Timur, Budi Mulyanto mengaku, belum mengetahui adanya kasus dugaan pungli atau potongan honor Pegawai Harian Lepas (PHL) Kebersihan di wilayah Cakung.


" Kalau ada PNS terlibat kita tindak. Kemudian PHL yang memungut pasti kita pecat. Apalagi bawa-bawa PNS kita"
Budi memastikan akan mengusut kasus tersebut, bahkan menindak oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang terlibat.
"Saya belum tahu kasus ini, besok saya telusuri. Kalau ada PNS terlibat kita tindak. Kemudian PHL yang memungut pasti kita pecat. Apalagi bawa-bawa PNS kita," ujar Budi, Kamis (25/2).
Ia menegaskan, tidak akan melindungi kasus pungli itu. Terlebih hal itu mencoreng nama institusi yang dipimpinnya.
Sementara, Kepala Seksi Kebersihan Cakung, Suhama, sejauh ini belum dapat dihubungi. Sedangkan W, oknum PHL yang diduga melakukan pungli, saat dikonfirmasi membantah. Ia mengaku tidak tahu adanya kasus tersebut.
"Waduh honor PHL disunat? Saya tidak tahu itu dan saya tidak pernah memungut. Memang siapa saja nama PHL yang dipungutnya," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.