Langsung ke konten utama

8 Bangunan Liar di Kali Krukut Dibongkar

Delapan dari sembilan bangunan semi permanen yang berdiri di bantaran Kali Krukut, tepatnya di Jalan Amil RT 01/05, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan telah dibongkar.


" Warga merasa terganggu dengan lapak para pemulung di bantaran Kali Krukut"
Bangunan liar berbentuk bedeng tersebut dibongkar sendiri pemiliknya setelah dilayangkan surat peringatan (SP) 2 sejak pekan lalu.
"Berawal dari laporan warga Pejaten Barat ke wali kota. Warga merasa terganggu dengan lapak para pemulung di bantaran Kali Krukut," kata Denny Isnandar, Lurah Kalibata, Kamis (25/2).
Denny melanjutkan, laporan dari warga yang resah terhadap lapak pemulung di dalam bangunan semi permanen tersebut, langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan dengan menggelar rapat membahas pelaksanaan penertiban.
Denny mengungkapkan, saat ini bangunan liar yang dihuni para pemulung di bantaran Kali Krukut masih menyisakan satu bangunan. Pembongkaran bangunan liar yang masih tersisa  tersebut rencananya akan dilaksanakan pekan depan.
"Saya baru ketemu dengan penghuninya tadi. Karena yang bersangkutan baru kembali dari pulang kampung," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.