Langsung ke konten utama

Pintu Air Karet dan Pasar Ikan Siaga 3‎

Pintu Air Karet dan Pasar Ikan Siaga 3‎
Sejumlah pintu air, siang ini berstatus siaga 3. Hal itu dikarenakan hujan yang mengguyur kawasan hulu dan Jakarta sejak Rabu (24/2) malam. Bahkan beberapa daerah hingga pagi ini juga masih diguyur hujan.‎

"Ketinggian air dikarenakan masih tingginya curah hujan sejak pagi hari "
Kepala Bidang Pengendalian dan Informatika BPBD DKI Jakarta, Bambang Surya Putra mengatakan, data yang dihimpun hingga jam 11 siang pintu air Karet 450 sentimeter dan pintu air Pasar Ikan 183 sentimeter berada di status siaga 3. "Ketinggian air dikarenakan masih tingginya curah hujan sejak pagi hari," ujarnya, Kamis (25/2).
Adapun sejumlah ‎pintu lainnya saat ini masih berada dalam kondisi siaga 4 antara lain Katulampa, ‎Depok,Manggarai, Krukut Hulu,Pesanggrahan, Angke Hulu, Cipinang Hulu, ‎Sunter Hulu, Waduk Pluit dan Pulogadung.‎
Menurut Bambang, kemungkinan masih akan terjadi hujan dengan intensitas ‎sedang-lebat disertai kilat, petir dan angin kencang pada siang hari ini.
Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain di Penjaringan, Pluit, Rawa Buaya, Kedoya, Pejagalan, Tambora, Muara Angke, Tamansari, Pademangan, Sunda Kelapa, Tanjung Priok, Ancol, Koja, Cilincing, Kelapa Gading, Pulomas, Cempaka Putih, Senen, Kemayoran, Mangga Dua, Sawah Besar, Gambir, Harmoni, Tanah Abang.
Selain itu ada yang terdampak lainnya di Kampung Bali, Thamrin, Sarinah, Sudirman, Gatot, Subroto, Kuningan, Setiabudi, Casablangka,Menteng, Cikini, Matraman, Salemba, Manggarai, Jatinegara, Kp. Melayu, Cipinang, Rawamangun, Klender, Duren Sawit, Kalimalang, Pdk Kopi, Penggilingan, Cakung, Bekasi, Pdk Gede, Lubang Buaya, Cawang, Cililitan, Halim, Pancoran, Psr Minggu, Pejaten, Ciracas, Cipayung, Jagakarsa, Lenteng Agung, Depok, Margonda, Cimanggis, Cibubur 
Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 15.00 dan meluas ke Kebon Jeruk, Palmerah, Permata Hijau, Kebayoran, Senayan, Sudirman, Blok M, Kemang, Cilandak, Lbk Bulus, Ciputat, Bintaro,  Ciledug, BSD, Tangerang Selatan, dan sekitarnya.‎

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.