Langsung ke konten utama

Pembangunan RPTRA Tanah Tinggi Diapresiasi

Pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rumah Susun (Rusun) Tanah Tinggi, Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, disambut baik warga. Apalagi, selama ini lahan diduduki gubuk liar dan menyebabkan kawasan rusun menjadi kumuh.


Dina (33) salah satu warga rusun mengaku senang dengan adanya pembangunan RPTRA. Sebab, nantinya warga akan memiliki tempat berkumpul dan bermain untuk anak-anak.
"Bagus sih ada taman kaya gini, jadi anak-anak nggak jauh-jauh mainnya," ujarnya, Kamis (25/2).
Hal sama juga diungkapkan warga Rusun Tanah Tinggi, Masita (40). Terlebih, selama ini anak-anak warga rusun tidak miliki tempat yang representatif untuk bermain.
"Sebelumnya ini memang taman, tapi dijadikan tempat parkir mobil serta banyak juga gubuk liar. Sekarang jauh lebih baik dan bagus," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.