Langsung ke konten utama

Basuki Tunda Penyerahan Fasos-Fasum Pengembang ke DKI

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, akan menunda penyerahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) pengembang ke DKI. Namun kewajiban tersebut tetap harus diselesaikan.


"Kami bilang ke REI untuk diselesaikan lewajibannya. Tapi kan ekonomi lagi sulit. "
"Kami bilang ke REI untuk diselesaikan kewajibannya. Tapi kan ekonomi lagi sulit. Makanya, kami terpikir opsi penundaan penyerahan fasum fasos. Cuma penundaannya serius," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/2).
Dikatakan Basuki, penundaan ini untuk memiliki cash flowatau aliran dana. Karena pemerintah juga tidak akan menekan pengembang.
"Penundaan ini dilakukan agar mereka (pengembang -red) punya cash flow. Di Singapura ekonomi lagi turun, pajak dibalikin lho. Kan dagang ada arus kas," ucapnya.
Ditambahkan Basuki, kebijakan ini untuk memberikan kesempatan kepada pengembang untuk mengembangkan bisnisnya terlebih dahulu. Sehingga mereka tetap bisa berinvestasi di Ibukota, untuk meningkatkan perekonomian.
"Daripada dia mati, mending sekarang saya kasih kelonggaran biar ada cash flow. Nanti perusahaan properti bisa bergerak dulu baru dapat untung," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.